Minggu, 06 Desember 2009

572 JUDUL SKRIPSI TEKNIK MESIN

1. PERANCANGAN TRANSMISI RODA GIGI VESPA CORSA
2. SISTEM OPERASI DAN PERAWATAN KETEL UAP PIPA AIR STOFIA B & W 40 TON SERTA PERHITUNGAN SUPERHEATERNYA DI PG. MOJO SRAGEN – 96
3. PERENCANAAN MESIN REKALKULASI CLUTCH YAMAHA V.80 – 91
4. REDESIGN TRANSMISION OF HONDA ASTREA – 95
5. MEKANISME GERAK UTAMA DAN MEKANISME GERAK YOEDING MESIN SEKRAP UKURAN 28 DI BALAI YASA YOGYA – 86
6. PERANCANGAN PEMBUATAN DAN PENGUJIAN TURBIN ANGIN PROPELLER NACA 4412 – 83
7. PERENCANAAN TRANSMISI MESIN PECAH GABAH - 83
8. UPAYA PENINGKATAN PRESTASI MESIN GALI MANGKOK TOBALI DIUNIT PENAMBANGAN TIMAH MESIN GALI MANGKOK PT. TAMBANG TIMAH – 92
9. KETEL UAP LORONG API – 87
10. PLATE HEAT EXCHANGERS – 93
11. WATER CHILLER PLANT VERTICAL PLATE EVAPORATOR – 94
12. PERANCANGAN SISTEM REFRIGERASI PADA PETI KEMAS PENGANGKUT UDANG BEKU – 94
13. OPERAN DAN PERAWATAN KETEL UAP PADA PT. PABRIK CAMBIRCS PRISSIMA MEDAN YOGYAKARTA – 90
14. PENCEGAHAN DAN PERBAIKAN AKIBAT KAVITASI PADA TURBIN AIR TIPE FRANCIS DI PLTA PB. SOEDIRMAN BANJARNEGARA – 96
15. LNG PRODUCT PUMP – 01
16. AC SYSTEM PADA HOTEL INTERNATIONAL YOGYAKARTA
17. SISTEM AC PADA GEDUNG PERKANTORAN PT. INTI DI BANDUNG – 97
18. PREMIER BORELER BAHAN BAKAR LIMBAH KAYU – 93
19. PROYEK AKHIR MESIN GERGAJI DAN KETAM KAYU – 02
20. ANALISIS PEMILIHAN BAHAN PADA PENCETAK WADAH DIAMOND – 02
21. POMPA TRANSPORTASI AIR HASIL PENGOLAHAN LIMBAH – 96
22. PENGARUH GEOMETRI SWIRLER TERHADAP STRUKTUR DAN KESTABILAN API DIFUSI DOUBLE CONCENTRIC JET FLOW
23. KAJI EKSPERIMEN PENGARUH PROSENTASE KADAR GARAM TERHADAP LAJU PEMBENTUKAN UAP METHYL CHLORIDDE PADA APLIKASI KOLEKTOR SURYA TYPE KOLAM AIR SEBAGAI PEMBANGKIT UAP – 96
24. PERANCANGAN ELEVATOR SEBAGAI PENGANGKAT BARANG – 95
25. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL EFISIENSI PENYERAPAN KALOR KOIL PENDINGIN DENGAN BENTUK PENAMPANG PIPA PIPIH PADA PENGKODISIAN UDARA SISTEM WATERCHILLER – 96
26. TRANSMISI MOTOR HONDA ASTREA GRAND TAHUN 2998 – 03
27. TRANSMISI MESIN PENGANGKAT KAPASITAS 36 TON – 03
28. REKALKULASI DIFFERENTIAL GEAR PADA TOYOTA KIJANG
29. TRANSMISI LIFT UNTUK KAPASITAS 9 ORANG PENUMPANGA (630 KG) – 03
30. POMPA NIRA UNTUK PABRIK GULA KAPASITAS 210 M3/JAM – 01
31. KRAN PORTAL – 99
32. PERANCANGAN ULANG PROTOTYPE MESIN PEMISAH GABAH
33. PERAWATAN DAN SISTEM PENGOPERASIAN TURBIN UAP PENGGERAK GILINGAN DI PG. TASIKMADU KARANGANYAR – 95
34. ANALISA PEMILIHAN PAHAT TERHADAP TINGKAT KEKASARAN BENDA KERJA YANG MENDAPAT PERLAKUAN PANAS PADA PROSES BUBUT – 98
35. PERENCANAAN COOLING TOWER COUNTER FLOW PADA PT. INDUSTRI SANDANG II UNIT PATAL LAWANG - 99
36. PERENCANAAN ULANG MOTOR PENGGERAK DAN KOMPONEN TRANSMISI MESIN MIE DI PERUSAHAAN MIE VARIA USAHA JOMBANG - 99
37. PENGARUH PERUBAHAN DIAMETER INLET (D = 3, 4, 5 MM) MIXER BAHAN BAKAR GAS TERHADAP PRESTASI MESIN UNTUK JENIS MOBIL TOYOTA KIJANG 4K – 98
38. ANALISA PENGARUH SUDUT PANCARAN AIR DAN DEBIT PAA SUHU GERAK TURBIN UNTUK MENDAPATKAN DAYA OPTIMAL PADA TURBIN AIR ALIRAN AKSIAL – 98
39. ANALISA KEAUSAN PAHAT POTONG TIPE HSS JENIS BOHLER DALAM PROSES PERAWATAN PADA MESIN BUBUT – 99
40. OPTIMALISASI PENYERAPAN PANAS PADA SISTEM PENDINGINAN
41. PEMILIHAN DAN PERENCANAAN POMPA AIR UNTUK DISTRIBUSI MESIN PENDINGIN TIPE WATER CHILLER DENGAN KAPASITAS 400 TON REFRIGERASI – 98
42. ANALISA DAN OPTIMASI PROSES PRODUKSI GULA (STUDI TENTANG APLIKASI TEKNOLOGI PINCH PADA PG. TASIK MADU SURAKARTA) – 99
43. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL APLIKASI SALURAN PENAMPANG SEGI EMPAT SEBAGAI KOIL PENDINGIN SISTEM PENGKODISIAN UDARA – 98
44. PENGARUH FRAKSI VOLUME AL2O3 DALAM KOMPOSIT MATRIK ALUMUNIUM TERHADAP STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN DAN KOROSI – 99
45. PERENCANAAN KETEL UAP PIPA API DENGAN BAHAN BAKAR BATUBARA UNTUK PERUSAHAAN PENGOLAHAN KAYU – 99
46. AUTOMATIC DRILLING SYSTEM DENGAN PNEUMATIK CONTROL PADA PENGERJAAN MASAL PEMBUATAN LUBANG BAUT – 99
47. PERENCANAAN KETEL UAP PIPA AIR TYPE BI-DRUM UNTUK PABRIK GULA – 90
48. PENGARUH KECEPATAN POTONG MESIN SKRAP DENGAN PAHAT BAJA HSS TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST.37 – 99
49. PENGARUH PENAMBAHAN TEMBAGA (CU : 0,3%, - 1,5%) PADA PANDUAN AL--SI (SERI 4032) TERHDAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO – 99
50. PERENCANAAN POMPA PROPELLER UNTUK MEMUDAHKAN AIR LIMBAH PADA LE MERIDIEN HOTEL NIRWANA BALI RESORT – 99
51. ANALISA KARAKTERISTIK GEOMETRI PRODUK PENGERJAAN DENGAN MESIN FRAIS CNC TU – 3A– 98
52. PERENCANAAN PENUKAR PANAS UNTUK PEMANAS MINYAK RESIDU DI PT. SEMEN GRESIK - 99
53. PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN TERHADAP PENYIMPANGAN DIAMETER DAN KEBULATAN PRODUK PADA PROSES PEMBUBUTAN ORTNOGONAL – 99
54. PERENCANAAN KOMPRESOR PADA SISTEM TURBIN GAS DI UNOCAL 76 BALIKPAPAN – 99
55. KAJI EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK ROTOR TURBIN AIR ALIRAN MENYIMPANG DENGAN VARIASI SUDUT SUDU 260, 320, 450 PADA JUMLAH SUDU 16 BUAH - 99
56. PENGARUH VARIASI AMPERE (ARUS) PADA PENGELASAN SERI 1000 DENGAN MENGGUNAKAN TUNGSTEN INSERT GAS ARC WELDING PROSES TERHADAP MEKANIS STRUKTUR MIKRO DAN MAKRO – 99
57. PERENCANAAN PORTABLE BELT CONVEYOR PENGANGKUT GULA PASIR DENGAN KAPASITAS 60 KANTONG PER MENIT – 99
58. PERBANDINGAN PENGGUNAAN TEKNIK REFRIGERASI DENGAN PENGGUNAAN SISTEM BURNER UNTUK PENGERINGAN BENIH PERTANIAN – 96
59. PERENCANAAN BAN BERJALAN SEBAGAI SARAN ANGKUT PADA PROSES PENGANTONGAN PUPUK DI UPP PT. PUSRI MENEG BANYUWANGI DENGAN PENINGKATAN KAPASITAS SEBESAR 60% - 99
60. OPTIMASI DESAIN PENUKAR KALOR JENIS CANGKANG DAN PIPA DENGAN METODE NEWTON-RAPHSON – 99
61. PERENCANAAN REGULATOR ELEKTRONIK PADA MOBIL MITSUBISHI T 120 TAHUN 1975 – 99
62. PENGARUH STRUKTUR FASA GANDA PADA BAJA KARBON RENDAH SPCC SETELAH PROSES HARDENING DAN TEMPER TERHADAP SIKAP MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO – 99
63. PENGARUH PENAMBAHAN SERAT DARI MACAM RESIN TERHADAP PERILAKU BENTURAN – 99
64. ANALISA KEGAGALAN PROSES PENGELASAN KERETA BALLAST WAGON SRT THAILAND DI PT. INKA MADIUN – 98
65. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL EFISIENSI PENYERAPAN KALOR KOIL PENDINGIN DENGAN BENTUK PENAMPANG PIPA BULAT PADA PENGKODISIAN UDARA SISTEM WATER CHILLER – 98
66. PENINGKATAN EFISIENSI TURBIN PADA TURBIN GAS WESTINGHOUSE CW 251 B II DI PT. PLN PJB I UNIT PEMBANGKITAN BALI, PESANGGRAHAN, DENPASAR – 99
67. PENGARUH MODIFIKASI DIAMETER VENTURI MIXER TERHADAP DAYA EFEKTIF MESIN BERBAHAN BAKAR LPG UNTUK MOBIL TOYOTA KIJANG MESIN 4K – 99
68. PENGARUH VARIASI WAKTU HOLDING ANEALT TERHADAP KEKERASAN KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA KOMPOSIT MATRIK ALUMUNIUM – 99
69. PENINGKATAN BESI TUANG MODULAR FCD-60 MENJADI ADI DENGANVARIASI WAKTU TAHAN TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO – 99
70. PERENCANAAN CRAINE DOUBLE GIRDER PENGANGKUT TEBU DENGAN KAPASITAS ANGKATAN 10 TON – 99
71. REMSGN BAGASE CONVEYOR PADA PT. PG. KREBET BARU II BULU LAWANG MALANG – 99
72. PERENCANAAN FORCED DRAUGHT FAN UNTUK KETEL UAP KAPASITAS 200 TON.JAM – 99
73. PERENCANAAN MESIN PENGKODISIAN UDARA SISTEM ABSORPSI DI PT. PATAL GRATI – 99
74. STUDI KASUS PENGKODISIAN UDARA DENGAN SISTEM AC SENTRAL DI LE MERIDIEN HOTEL NIRWANA BALI RESORT – 99
75. PENGARU PEMBEBANAN TERHADAP PUTARAN PADA MESIN UJI FATIK – 93
76. ANALISIS TERJADINYA KELENGKUNGAN PADA BAJA KARBON (EMS-45) SETELAH MENGALAMI HARDENING – 93
77. PERENCANAAN HEAT EXCHANGER UNTUK MESIN PELAYU DAUN TEH DENGAN PANAS RADIATOR DAN GAS BUANG MOTOR DIESEL - 99
78. PENGARUH PASIR CETAK YANG DIKERINGKAN DENGAN PANAS MATAHARI DIBANDINGKAN DENGAN SISTEM OVEN TERHADA PTINGKAT PRODUKTIVITAS – 99
79. UPAYA PENINGKATAN PRESTASI MESIN MELALUI VARIAN DIAMETER LUBANG VENTURI MIXER PADA KENDARAAN BERBAHAN BAKAR LPG (D= 32, 34, 36 MM) – 99
80. OPTIMASI KEBUTUHAN UAP UNTUK PENGERING KERTAS PADA PABRIK KERTAS PAPER AND PULP (STUDI TENTANG APLIKASI METODE PROGRAM DINAMIK) – 99
81. PENGARUH KECEPATAN DAN PELUMASAN PADA PROSES PENARIKAN KAWAT TEMBAGA TYPE C 11000 TERHADAP SIFAT MEKANIK, HANTARAN LISTRIK DAN STRUKTUR MIKRO – 99
82. MENINGKATKAN SIFAT MEKANIS BAJA H-B UNTUK KOMPONEN DIES DENGAN PROSES NITROKARBURASI – 00
83. ANALISIS PERPINDAHAN PANAS BENSIN PREMIUM DENGAN PENAMBAHAN ETANOL SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DENGAN PENDIDIHAN KOLAM – 99
84. ANALISA KECEPATAN POTONG PADA KONDISI PEMOTONGAN YANG OPTIMUM UNTUK PROSES MEMBUBUT DENGAN PAHAT KARBIDA – 99
85. ANALISA KINERJA MESIN FREIS CNC TYPE TU-34 TERHADAP PROSES PERMESINAN PADA BAHAN KUNINGAN – 98
86. PERENCANAAN INDIRECT REFREGERATION SISTEM UNTUK MENURUNKAN TEMPERATUR UDARA MASUK KOMPRESOR TURBIN GAS DI PLTG UNI PEMBANGKITAN GRESIK – 98
87. PERENCANAAN TURBOCHARGER UNTUK MOTOR DIESEL PENGGERAK LOKOMOTIF – 99
88. PENGARUH KECEPATAN PEMOTONGAN DAN SUDUT POTONG UTAMA TERHADAP RASIO PEMAMPATAN TEBAL GERAM BORING PADA MESIN BUBUT – 99
89. PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR SILICON HINGGA 1,5% PADA PROSES PENGECORAN ALUMUNIUM PADUAN SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN PISTON TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO – 98
90. ANALISIS TEORITIS PEMILIHAN BAHAN TORAK UNTUK BENSIN DUA LANGKAH – 97
91. PERANCANGAN MOTOR DIESEL PENGGERAK ALAT BERAT – 98
92. KAJI EKSPERIMEN TERJADINYA KOROSI GALVANIK PADA ROL PENGGILING TEBU AKIBAT PENGELASAN BUSUR LISTRIK DENGAN VARIASI ELEKRODA DAN AMPERE METER – 97
93. PENGARUH SUDUT POTONG SAMPING DAN SUDUT POTONG BANTU TERHADAP KEAUSAN TEPI PAHAT HSS DENGAN BENDA KERJA BAJA S 45 C PADA MESIN SKRAP - 99
94. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL APLIKASI SALURAN BERPENAMPANG BULAT SEBAGAI KOLI PENDINGIN SISTEM PENGKONDISIAN UDARA – 98
95. PERENCANAAN EKONOMISER DAN EVALUASI RENDEMEN KETEL UAP PIPA AIR DENGAN KAPASITAS 60 TON/JAM – 99
96. PERENCANAAN COOLING OTWER PADA SISTEM PENGKONDISIAN UDARA WATER CHILLER DI PT. GUDANG GARAM – 99
97. PENGARUH PERUBAHAN SUDUT PENGAPIAN PADA MIXER TERHADAP DAYA YANG DIHASILKAN PADA MOTOR BAKAR BBG – 98
98. PERENCANAAN POMPA SENTRIFUGAL UNTUK MENAIKKAN MINYAK MENTAH DI PPT. MIGAS CEPU – 00
99. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL APLIKASI SALURAN PENAMPANG SEGI ENAM KOIL PENDINGIN SISTEM PENGKONDISIAN UDARA – 98
100. ANALISIS TEKNIK DAN ANALISIS BIAYA PEMESINAN PADA PROSES PEMBUATAN FLY WHEEL MOTOR DIESEL – 99
101. PERENCANAAN POMPA SENTRIFUNGAL UNTK PENYEDIAAN AIR PENGISI KETEL UAP – 99
102. PERENCANAAN DREDGE PUMP UNTUK MEMOMPA PASIR LAUT PADA PT. “X” - 98
103. PENGARUH GAS PELINDUNG PADA PENGELASAN TITANIUM SB 265 GR.2 TERHADAP SIFAT MEKANIK DENGAN TUNGSTEN INERT GAS WELDING PROCESS – 99
104. PENGARUH TOLERANSI UKURAN PADA SAMBUNGAN SUAIAN TEKAN DINGIN TERHADAP KEKUATAN TARIK – 98
105. PENGARUH RAPAT GAS DAN TEMPERATUR PROSES TERHADAP KETEBALAN LAPISAN KHROM PADA CETAKAN LOGAM – 99
106. PERENCANAAN FCU PADA SISTEM AC SENTRAL DI GEDUNG BERTINGKAT – 99
107. ANALISA STANDARD OPERATING PROCEDURE DENGAN MODEL SIMULASI SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI EXPERT – 99
108. DASAR-DASAR PERENCANAAN DEGERATOR VESSEL UNTUK KETEL UAP KAPASITAS 80 TON/JAM – 99
109. PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR PADUAN Cr+Ni TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO BESI TUANG KELABU – 98
110. PERENCANAAN ULANG PNUEMATIK KONVEYOR SEBAGAI ALAT PENGANGKUT SEMEN – 98
111. PERENCANAAN ULANG TURBOCHANGER PADA MOTOR DIESEL 4 LANGKAH DENGAN PUTARAN TETAP – 98
112. PERENCANAAN POMPA AIR DOUBLE SNCTION UNTUK PENDINGIN KONDENSOR PADA MESIN PENDINGIN TIPE WATER CHILLER DENGAN KAPASITAS 100 TON REFRIGERANT – 99
113. OPTIMALISASI PENYERAPATN PANAS PADA SISTEM PENDINGINAN AIR TYPE PLATE DAN FRAME – 99
114. ANALISA KEGAGALAN PEMBUATAN PIPA BAJA PADA PROSES EKSTRUSI – 99
115. PENGARUH LUASAN PENAMPANG SEL SURYA PADA EFISIENSI POMPA AIR – 99
116. SEMI OTOMATIS PADA MESIN SKRAP DENGAN BANTUAN RANGKAIAN PNUEMATIK – 99
117. USAHA-USAHA YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK MEMPERCEPAT LAJU DEFROSTING PADA SEBUAH REFRIGERATOR – 99
118. PERENCANAAN PROSES PRODUKSI TABUNG DONGKRAK HIDROLIS KAPASITAS 5 TON DENGAN PROSES GABUNGAN EKSTRUDI LANGSUNG - TIDAK LANGSUNG – 99
119. OPTIMASI RUANG BAKAR KETEL UAP – 99
120. PERENCANAAN TURBIN AIR TYPE KAPLAN – 99
121. PERENCANAAN POMPA SENTRIFUNGAL UNTUK AIR PENGISI KETEL DI PT. SERBAGUNA PRIMA PARE – KEDIRI – 99
122. PERANCANGAN POMPA SENTRIFUNGAL UNTUK PENGADAAN KEBUTUHAN AIR MINUM PADA PDAM KLUNGKUNG BALI – 99
123. PERENCANAAN FEED WATER HEATER NETWORKS PLTU MUARA KARANG JAKARTA DENGAN METODE PINCH – 99
124. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL PENGARUH PERUBAHAN DIAMETER INLET BAHAN BAKAR MIXER TERHADAP PRESTASI MESIN KENDARAAN TOYOTA KIJANG DENGAN BAHAN BAKAR LPG – 99
125. ANALISA SPECIFIC FUEL CONSUMTION DAN AIR FUEL RATIO PADA VARIASI SUDUT LUBANG INLET VENTURY MIXER UNTUK ENGINE BERBAHAN BAKAR GAS – 98
126. PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR Si DAN Ni TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BESI TUANG KELABU FC 25 – 99
127. PERENCANAAN PENGKONDISIAN UDARA PADA GEDUNG PERTOKOAN DIENG PLAZA MALANG – 99
128. ALTERNATIF PENGGUNAAN SISTEM WATER CHILLLER SEBAGAI MESIN PENGKONDISI UDARA UNTUK GEDUNG PUSAT BISNIS BATANG GARING DI PALANGKARAYA – 98
129. PENGARUH CURRENT DENSITY LARUTAN PADA PROSES PELAPISAN KHROM KERAS TERHADAP KETEBALAN PELAPISAN, KEKERASAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA BAJA KARBON TINGGI – 99
130. STANDARD OPERATING PROCEDURE PEMESINAN PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN BENDA KERJA DENGAN MESIN CNC EMCOTRUN 2ยช DI LABORATORIUM CNC ITN MALANG – 98
131. PERENCANAAN MOTOR DIESEL 4 LANGKAH VEE 12 SILINDER PENGGERAK GENERATOR – 99
132. PENGARUH KADAR Zn ANTARA 40% - 48% TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PELEBURAN ULANG KUNINGAN TEMPA – 98
133. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL PENGARUH PERUBAHAN DIAMETER INLET MIXER PADA SIS DIVERGEN TERHADAP PRESTASI MESIN BERBAHAN BAKAR LPG – 99
134. KAJI EKSPERIMENT PENYIMPANGAN GEOMTERIC PRODUK MESIN BUBUT EMCO TYPE TU2-A – 99
135. ANALISIS TEORITIS PADA MODIFIKASI RUANG BAKAR KETEL UAP TEKANAN MENENGAH DI PABRIK GULA – 99
136. OPTIMALISASI PEMANFAATAN PANAS UAP PADA SISTEM PENGERINGAN KAYU DI PT. SERBAGUNA PRIMA PARE KEDIRI – 99
137. ANALISA KEGAGALAN PROSES PENGELASAN PADA PIPA GAS BAJA KARBON JENIS API SL X52 – 98
138. ANALISA PERHITUNGAN LAJU KOROSI PIPA SAWAH TANAH YANG DILINDUNGI OLEH PROTEKSI KATODIK ARUS TANDINGAN – 98
139. RANCANG BANGUN ROLL FORMING MACHINE UNTUK SENG GELOMBANG – 98
140. PERENCANAAN ULANG INDUCED DRAUGHT FA (IDF) – 99
141. REDESIGN BOOSTER PUMP UNTUK MENYUPLY SLURRY KE MAIN LINES PUMP DI SLURRY PUMP STATION MILL 74 PT. FREEPORT INDONESIA Co TEMBAGAPURA IRIAN JAYA – 98
142. UPAYA PENINGKATAN ENERGI MESIN OTTO BERBAHAN BAKAR GAS MELALUI VARIASI JUMLAH LUBANG INLET SISI DIVERGEN PADA MIXER – 99
143. PENGERASAN PERMUKAAN LOGAM BAJA AISI-1020 DENGAN BUBUK ARANG KAYU DAN BARIUM KARBONAT – 99
144. PENGARUH GEOMETRI PAHAT POTONG KARBIDA TERHADAP TINGKAT KETELITIAN UKURAN GEOMETRI BENDA KERJA PADA PROSES PEMESINAN BAHAN KUNINGAN DENGAN MESIN BUBUT CNC TU-24 – 98
145. PENGARUH VARIASI NYALA API LAS OKSIASETILIN PADA BAJA KARBON RENDAH ST-37 DITINJAU DARI SIFAT MEKANIK, STRUKTUR MIKRO DAN MAKRO – 99
146. ANALISA PENGARUH KOMPOSISI BAHAN-BAHAN PEMBENTUK MATRIKS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN IMPAK PADA MATERIAL KOMPOSIT – 99
147. PENGERASAN PADA PISTON IMITASI UNTUK MEMPEROLEH SIFAT/KARAKTERISTIK YANG MENDEKATI PISTON ASLI (JEPANG) - 02
148. PERENCANGAN SISITEM HIDROLIK UNTUK PENGOPERASIAN PINTU AIR DI PERUM OTORITA JATILUHUR – 01
149. PERANCANGAN KRAN PELABUHAN – 90
150. PERANCANGAN KRAN PETI KEMAS – 97
151. GASOLINE ENGINE FOR MOVING VEHICLE – 03
152. MESIN PENGHANCUR KERTAS DENGAN MOTOR PENGGERAK 0,25 HP – 01
153. PERANCANGAN ALAT PEMERAH SUSU SAPI MANUAL – 96
154. STUDI PENGARUH KETEBALAN PLAT BAJA TAHAN KARAT 304 PADA PENGELASAN TIG TERHADAP SIFAT MEKANIK HASIL LASAN – 02
155. PENGARUH TEKANAN PEGAS PADA NOZZLE TERHADAP HASIL PENGKABUTAN TYPE MESIN DIESEL DAIHATSU DELTA - 01
156. PENGARUH VOLUME RUANG BAKAR TERHADAP KOMPRESI MESIN HONDA
157. TRANSMISI PESAWAT KATROL PENARIK (WINCH) – 02
158. PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN NOMPOSIT TERHADAP DAYA TARIK – 04
159. MESIN BOR FLEXIBLE – 04
160. ALAT PEMINDAH DAN PENGANGKAT DENGAN TAKAL KAPASITAS 2 TON – 04
161. PENGARUH WAKTU AUS TEMPER TERHADAP SIFAT MEKANIK PADA PROSES PERLAKUAN PANAS AUSTEMPER MATERIAL PCD 70 – 02
162. PROSES PEMBUATAN ALAT PELEPAS LAKER PADA TROMOL MOTOR
163. PERANCANGAN MEKANISME DAN SISTEM KENDALI ELEKTRO PENGUMATIL PADA PINTU BUS TRANSPORT BANDARA
164. PROSES PEMBUATAN SANDWICH JI5 PENGEBORAN – 04
165. ANALISIS TRANSMISI PADA MESIN PEWARNA KAIN – 03
166. PERANCANGAN DAN PERAKITAN SISTEM TRANSMISI MESIN PERONTOK PADI – 04
167. AXIAL SPLIT PUMP – 98
168. PERANCANGAN ELEKTRIK SUMBERSIBLE PUMP UNTUK SUMUR MINYAK DENGAN VISKOSITAS TINGGI – 97
169. PERANCANGAN ELEKTRIK SUMBERSIBLE PUMP UNTUK SUMUR MINYAK MENTAH KANDUNGAN GAS OIL RATIO ABSOLUTE VISCOSITY
170. ANALISIS PERBANDINGAN UNJUK KERJA TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PREMIUM DAN PREMIX 94 PADA MOTOR BENSIN TYPE P 8171 BRIGS AND STRATTON DOUBLE CYLINDER ENGINE – 97
171. ANALISA PENGARUH LAJU ALIRAN UDARA MASUK EVAPORATOR TERHADAP KAPASITAS PENDINGIN – 97
172. ANALISIS PROSES PRODUKSI KAIN MENTAH – 98
173. HEAT DROP TURBIN GAS MESIN PESAWAT TERBANG JENIS HERCULES TYPE T 56 – A 15 – 97
174. KAJI PROSES PRODUKSI DAN KONTROL KUALITAS PADA PEMBUATAN PULLEY COOLING WATER PUMP – 97
175. IDENTIFIKASI PAHAT GURDI JENIS ULIR DITINJAU DARI SIFAT KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO – 97
176. ANALISA PENGARUH KADAR BAHAN PENGIKAT SEMEN DAN KEKUATAN TEKAN CEKATAN PASIR – 97
177. PENGARUH ARUS LISTRIK TERHADAP HASIL PENGELASAN LAS LISTRIK TENAGA DIESEL PADA BAJA JENIS ST 41 – 00
178. TRANSMISI MESIN BUBUT 6 TINGKAT KECEPATAN – 00
179. PERBANDINGAN EMISI GAS BUANG MESIN KIJANG 3 K DENGAN MENGGUNAKAN MIXER LPG 700AN 660 DITINJAU DARI NILAI PERBANDINGAN UDARA BAHAN BAKAR (AFR) – 07
180. PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR TEMBAGA 0,5% , 2,5% TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO FCD – 98
181. PENGARUH KECEPATAN PENARIKAN DENGAN MENGGUNAKAN PELUMAS GREASE TERHADAP SIFAT MEKANIK HANTARAN LISTRIK PENGAMATAN STRUKTUR MIKRO PADA KAWAT TERBAWA TAPE C 1100 – 98
182. PENELITIAN PERPINDAHAN PANAS PADA BENSIN DENGAN PENAMBAHAN ASETON SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DENGAN PENDIDIHAN KOLIM – 97
183. UPAYA PENINGKATAN PRESTASI MESIN MELALUI MODIFIKASI SUDUT SISI DIVERGEN PADA MIXER (Q=320, 350, 380) DENGAN JUMLAH LUBANG INLET (N=12) PADA KENDARAAN BERBAHAN BAKAR LPG – 99
184. ANALISA BEBAN PENDIDIHAN PADA PEMBUATAN MINUMAN COCA COLA BANYU ARGO PANDAAN PASURUAN – 98
185. ANALISA SPESIFIC FUEL CONSUMTION (SOC) BAN AIR FUEL RATIO (APR) PADA VARIASI SUDUT LUBANG INLET VENTURY MIYER UNT ENGINE BERBAHAN BAKAR GAS – 98
186. STEK PERUBAHAN SUDUT SALURAN MASUK BBG 9=50, 100,150 DENGAN DIAMETER 5 MM PADA SISI DIVERGEN MIYER TERHADAP PRESTASI MESIN – 98
187. KAJI EKSPERIMENTAL VARIASI JUMLAH LUBANG PANCAR MIXER BBG TERHADAP EFISIENSI DAN DAYA PADA ENGINE DENGAN DUAL FUEL CNG/PETROL – 98
188. PENELITIAN PENGARUH PENAMBAHAN TOLUENA PADA BENSIN TERHADAP KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DENGAN PENDIDIHAN KOLOM – 98
189. MODIFIKASI DIAMETER LUBANG VENTURY MIXER CYELONE (D = 310, 330, 350) SEBAGAI USAHA MENINGKATKAN DAYA EFEKTIF MESIN KENDARAAN PERUBAHAN BAHAN BAKAR PG UNT JENIS MOBIL TOYOTA KUJANG 4 K – 99
190. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL APLIKASI KOLEKTOR SURYA PELAT DATAR PADA PROSES DESTILASI AIR LAUT – 99
191. PENGARUH ARUS BATERAN TERHADAP TEGANGAN YANG DIHASILKAN OLEH COP – 00
192. ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN PENGGUNAAN JENIS PELAPISAN TERHADAP LAJU PENUKOROSIAN - 97
193. ANALISIS PENGARUH BEBAN PADA PENDINGINAN SINGLE EVAPORATOR DAN DOUBLE EVAPORATOR TERHADAP PANAS KONDENSOR - 97
194. PENGARUH PERUBAHAN DIAMETER LOBANG VENTURA MIXER CYCLONE (D=31, 33, 37 MM) TERHADAP PRESTASI MESIN BERBAHAN BAKAR LPG UNT JENIS MOBIL TOYOTA KIJANG 4 K – 99
195. UPAYA PENINGKATAN PRESTASI MESIN MELALUI MODIFIKASI JUMLAH LUBANG INLET MIXER CYCLONE (N = 6,8,12) PADA KENDARAAN BERBAHAN BAKAR LPG - 99
196. MODIFIKASI DIAMETER INLET MIXER (D = E, 5,3,4 MM) PADA SISI DIVERGEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRESTASI MESIN DENGAN BAHAN BAKAR LPG – 99
197. ESTIMASI KEBUTUHAN AIR UNT SISTIM INSTALASI GEDUNG ARSITEKTUR YANG BARU FAKULTAS TEKNIK UNMER MALANG – 97
198. OPTIMALISASI SUDUT SUDU-SUDU TURBIN UNT MEMPERTINGGI EFISIENSI ENERGI KINETIK GAS MENJADI DAYA DORONG PADA ENGINE ALLISON – 98
199. ANALISA PENGARUH KADAR KELEMBAPAN TERHADAP ANGKA PERNEABILITAS PADA HASIL CETAKAN PASIR S102 – 97
200. PENGARUH MODIFIKASI SUDUT SISI DIVERGEN PADA MIXER CYCLONE (A = 320, 370, 390) DENGAN JUMLAH INLET (N = 8) TERHADAP PRESTASI MESIN PADA KENDARAAN BERBAHAN BAKAR LPG - 99
201. PERUBAHAN KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON MEDIUM YANG MENGALAMI PENEMPAAN BERTAHAP DAN PENGERASAN – 97
202. ANALISA PENGARUH PROSES HEARDENING DENGAN PENDINGINAN 06 DAN NORMALIZING PADA BAJA PEGAS DAUN UNTUK PEMBUATAN PISAU POTONG – 97
203. PENGARUH PENAHANAN (HOLDING) PADA TEMPERATUR AUSTENIT TERHADAP DISTRIBUSI BESAR BUTIR PADA BAJA KARBON MEDIUM – 97
204. PENGARUH PERUBAHAN DIAMETER VENTURY (26, 30, 32 MM) PADA TOYOTA KIJANG 4 K TERHADAP DAYA EFEKTIF DENGAN BAHAN BAKAR GAS – 98
205. OPTIMASI PENGENDALIAN KUALITAS KOMPONEN PADA PRODUKSI REM CAKRAM ISUZU PANTHER – 97
206. PERENCANAAN PEGAS PADA MESIN PENGAYAK BERAS – 97
207. PENGARUH KECEPATAN POTONG PAHAT GURDI HSS DAN PAHAT GURDI KARBIDA TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PROSES DRILLING PADA PEMESINAN YANG SAMA - 99
208. KAJI EKPERIMEN DAN PENGARUH PERUBAHAN DIAMETER VENTURY MIXER (D = 33, 30, 38 MM)
209. EFEK PERUBAHAN SUDUT SALURAN MASUK BBG (5, 10, 15) DENGAN DIAMETER MM PADA SISI BODI MIXER TERHADAP PRESENSI MESIN – 98
210. ANALISIS PROSES DAN KONTROL KUALITAS PRODUKSI UNTUK PEMBUATAN BESI BETON – 97
211. PENGARUH PERUBAHAN JUMLAH IMLET MIXER (N = 10, 12, 14) TERHADAP DAYA EFEKTIF YANG DIHASILKAN PADA KENDARAAN BERBAHAN BAKAR LPG – 99
212. IDENTIFIKASI SIFAT-SIFAT MEKANIS BAHAN PULL UNTUK TRANSMISI SABUK V PADA KOMPRESOR TORAK - 97
213. PENGARUH VARIASI SUDUT SALURAN MASUK BBG (D= 5, 10, 15) PADA SISI DIVERGEN VENTURY MIXER UNT TIMING (30, 35) TERHADAP PRESTASI MESIN – 99
214. KAJI TEORITAS PROSES PEMBUATAN CONECTING ROD DENGAN IMPRESSION DROP FORGING – 99
215. PENGARUH PERUBAHAN SUDUT DIVERGEN VENTURY MIXER (OL= 40, OL= 47, OL= 54) TERHADAP PRESTASI MESIN KENDARAAN BERBAHAN BAKAR GAS – 98
216. MODIFIKASI DIAMETER INLET MIXER SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRESTASI MESIN KENDARAAN DENGAN BAHAN BAKAR LPG UNTUK TIPE MOBIL TOYOTA KIJANG DENGAN TIPE MESIN 4 K – 99
217. UPAYA MENINGKATKAN KECEPATAN KENDARAAN DENGAN MEMPERTINGGI VOLUMETRIK EFISIENSI PADA MOTOR 4 TAK – 01
218. ANALISIS NRR DAN COP PADA SISTIM BERTEKANAN BANYAK (FLBH) DENGAN VARIASI KECEPATAN UDARA YANG MASUK PADA KONDENSOR – 98
219. PENGARUH VARIASI TEMPERATUR AUSTEMPERER BESI TUANG NODULAR (FCD – 60) MENJADI KOI TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO – 99
220. PENGARUH PENYETELAN CEALAK KATUP TERHADAP TEKANAN KOMPRESI MESIN – 01
221. STUDI PELAKSANAAN PENDEKATAN KETRAMPILAN PROSES PENGARUHNYA TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR BIDANG STUDI PENGUKURAN DAN PENGUJIAN BAHAN SISWA TINGKAT PROGRAM STUDI MESIN PRODUKSI TH AJARAN 99/00 DI SMK MADIUN – 00
222. SISTIM PENGENDALIAN CATERDILLAR (EXCAVATOR) DENGAN PROGRAM TURBO PASCAL 7,0 – 98
223. ANALISIS PERPINDAHAN PANAS PADA MESIN PENGERING KAIN (ORYING TUMLER) GIRBAN SA TYPE SM 22 – 98
224. EFEK FILLER TERHADAP SIFAT MEKANIK MATERIAL KOMPOSIT GLASS FIBER REINFORCED PLASTER (GFRP) – 98
225. HUBUNGAN ANTARA MOBIL NILAI TES AWAL PESERTA LATIH DENGAN PRESTASI PRAKTEK SISWA KEJURUAN OTOMOTIF DI UKM WONOSARI TH AJARAN 00/01 – 01
226. HUBUNGAN HASIL PELATIHAN PROGRAM PEMAGANGAN BERJENJANG BALAI LATIHAN KEJURUAN INDUSTRI DEPARTEMEN TENAGA KERJA BEKASI DENGAN KEBUTUHAN DUNIA INDUSTRI TAHUN KETIGA DI PT. PIRANTI BEKASI – 01
227. ANALISA KERUSAKAN PADA MATA PAHAT TYPE YG UNTUK MESIN BUBUT KONVENSIONAL - 98
228. ANALISA KERUSAKAN PADA MATA PAHAT TYPE YG-6 UNT MESIN TERHADAP KUALITAS HASIL BUBUTAN PADA PEMBUBUTAN MEMANJANG DARI BAHAN ST 60 – 01
229. ANALISA KERUSAKAN PADA MATA PAHAT TYPE YG-6 UNT MESIN TERHADAP KUALITAS HASIL BUBUTAN PADA PEMBUBUTAN MEMANJANG DARI BAHAN ST 60 – 01
230. ANALISA KERUSAKAN PADA MATA PAHAT TYPE YG UNTUK MESIN BUBUT KONVENSIONAL - 98
231. KONTRIBUSI KEMAMPUAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK CNC PADA PROGRAM PELATIHAN KETRAMPILAN DI P3TKIM – 01
232. PERBEDAAAN KEKERASAN HASIL PENYEPUNAN BAJA MESIN BEKAS BERDASARKAN MEDIA PENDINGIN AIR GARAM, AIR DAN OLI – 01
233. PENGARUH PENAMBAHAN FLY ASN PADA SEMEN TERHADAP MUTU SEMEN UNT BAHAN BETON – 01
234. PENGARUH PENDIDIKAN DAN LATIHAN KERJA TERHADAP KETERAMPILAN SISWA DI BALAI LATIHAN KERJA USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) SLEMAN – 01
235. KORELASI PENGUASAAN TEORI KOMPONEN MESIN BUBUT DAN MESIN FRAB DENGAN PRESTASI BELAJAR PRAKTEK PEMESINAN SISWA KELAS II SMK NEGERI 1 JENANGAN – 01
236. STUDI TENTANG PENGARUH CLEARANCE VALUE TERHADAP KOMPRESI PADA MOBIL KIJANG TYPE 7 K TH 1998 – 00
237. KOMPETENSI SISWA SMK KR PETRA SURABAYA JURUSAN MESIN PRODUKSI DALAM MENGAPLIKASIKAN PERMESIAN CNC TH. AJARAN 99/00 – 00
238. PENGARUH MODIFIKASI PROSES PEMBAKARAN MOTOR BENSIN DUA TAK TERHADAP DAYA TAHAN MESIN – 00
239. PERENCANAAN TATA LETAK PABRIK TEGEL CV. PENATARAN BLITARA – 97
240. PENGENDALIAN MUTU (KONTROL KUALITASI) HASIL PROSES PRODUKSI TEGEL TERASO DI PERUSAHAAN TEGEL SRIWIJAYA MALANG – 977
241. PENGARUH FLOIDA PENDINGIN PADA PROSES HARDENING BAJA C45 D3 – 97
242. PROSES PRODUKSI MIXER BAHAN BAKAR GAS DENGAN PEMROGRAMAN CNG – 97
243. PENGARUH TEKANAN PEMBUKAAN DAN KETEBALAN SHIM PENYETEL TERHADAP PENYABUTAN PADA HOZZEL TOYOTA DYNA RYNO – 98
244. PENGARUH SIFAT KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA TAHAN KARAT AUTENTIK YANG MENGALAMI PENGERJAAN DINGIN (TEMPA BERTAHAP) – 97
245. KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH LAJU MASS UAP AMONIAK TERHADAP ENERGI YANG DIHASILKAN MELALUI NOSSEL PADA APLIKASI KOLEKTOR SURYA SISTIM KOLAM AIR SEBAGAI PEMBANGKIT UAP – 97
246. ANALISA PERKOMANGE MOTOR BENSIN TYPE P 8171 BRIGGS AND STRATTON DOUBLE CYCNDER ENGINE 4 STROKE AIR COOLED PETROL ENGINE – 97
247. ANALISIS GEOMETRIS PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN TERHADAP PERMUKAAN BENDA KERJA DENGAN PROSES MEMBUBUT CNC ET 120 – 97
248. IDENTIFIKASI BAHAN RING PISTON OIL PADA MOBIL MERCY 240 E – 97
249. PENGARUH PENGAPIAN ELEKTRONIK INDUKTIF TERHADAP UNJUK KERJA DAN KADAR GAS BUANG MOTOR BENSIN TOYOTA 3 K DIBANDING DENGAN PENGAPIAN KONVERSIONAL SISTIM PLATINA – 97
250. PERENCANAAN TRANSMISI MESIN PENGEROL VARIASI PLAT UNTUK KOMPOR DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK – 97
251. PEMBENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI TEGEL KERAMIK PADA PT. SUMBER RAYA KENDIMASINDO MALANG – 97
252. PENGARUH METODE CUBIKAL POINTS TERHADAP DAYA SERAP SISILIA PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DASAR – 00
253. PENGARUH KERAK KETEL TERHADAP LAJU PERPINDAHAN PANAS KETEL UAP PIPA API – 93
254. OPTIMALISASI ANGK PERMEABILITAS DAN KEKUATAN TEKAN PADA VARIASI JENIS PASIR CETAK DENGAN BAHAN PENGIKAT LEMPUNG – 97
255. PENGELASAN BESI TUANG KELABU PERLITIK DENGAN LAS BUSUR LISTRIK MENGGUNAKAN ELEKTRODA BAJA TAHAN KARAT – 97
256. ANALISIS PENGARUH VARIASI DEFORMASI DAN HARDENING TERHADAP PERUBAHAN KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO – 97
257. STUDI KORELASI ANTARA PRESTASI DIKLAT KIMIA DENGAN PRESTASI DIKLAT ILMU BAHAN PADA SISWA KELAS I BIDANG KEAHLIAN TEKNIK MESIN SK NEGERI I JENANGAN PONOROGO – 00
258. PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL MINAT BELAJAR DAN CARA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR BIDANG STUDI MENGGAMBAR TEKNIK MESIN SISWA RUMPUN TEKNOLOGI PENGERJAAN LOGAM SMK PGRI MEJAYAN – 00
259. PENGARUH PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA TERHADAP KEMAMPUAN PRAKTEK PEMESINAN SISWA KELAS II SMK N 1 KOTAMADYA MAGELANG TH AJARAN 97/98
260. PENGARUH KERENGGANGAN BUSI TERHADAP KECEPATAN MESIN PADA SEPEDA MOTOR BENSIN 2 TAK 1 SILINDER – 00
261. PERBEDAAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA PELATIHAN MEKANIK MOBIL PADA KEJURUAN OTOMOTIF DI BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI MAGELANG – 01
262. PENGARUH PENGGUNAAN TRANSISTOR PNP TYPE TIP 2999 PADA SISTIM PENGAPIAN BATTERY TERHADAP KEAMANAN PERMUKAAN PLATINA MESIN MOBIL BENSIN – 00
263. KORELASI NILAI EBTANAS MURNI (NEM) IPA SLTP TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PERHITUNGAN DASAR KONSTRUKSI MESIN SISWA – 00
264. KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT KERJA PADA BENGKEL GRAHA MOTOR SURABAYA – 00
265. ANALISIS PENGARUH PERMEABILITAS CETAKAN PASIR TERHADAP MUTU HASIL CORAN (ALUMUNIUM PADUAN- 97
266. ANALISA KERUGIAN PANAS DAN TEKANAN UAP DARI KETEL UAP KE KAMAR PENGERINGAN KAYU DI PT. SERBAGUNA PRIME PARE – 97
267. PENGARUH JARAK (LEBAR) TOE-IN TERHADAP KESTABILAN LAJU MOBIL (KENDARAAN) – 00
268. PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP SIFAT MEKANIK PADUAN SENG – 97
269. DUMP TRUCK – 99
270. TEST BED ALIRAN FLUIDA M KOMPRE SIBEL PADA PIPA TA
271. PERANCANGAN SISTIM PENGENDALIAN CRAME MENGGUNAKAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA – 97
272. HUBUNGAN FRAKSI VOLUME SERAT DAN KEKUATAN TEKAN PADA KOMPOSIT SERAT POLYSTER – 99
273. KORELASI ANTARA NILAI MATA PELAJARAN PRAKTEK DASAR KERJA BANGKU DENGAN PRESTASI SISWA YANG DIPEROLEH DARI PSG SISWA KELAS II JURUSAN MESIN SMK JOSONEGORO MAGETAN TH. AJARAN 99/00 – 00
274. ANALISA PENGARUH MESIN FURAN SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA VARIASI PASIR CETAK TERHADAP ANGKA PERMEABILITAS DAN KEKUATAN TEKAN YANG DIHASILKAN – 97
275. STUDI PENELITIAN UNTUK MENCARI NILAI KOEFISIEN PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI PADA AIR FLOW BENCH – 97
276. ANALISA GAYA DAN VARIABEL PENARIKAN (DRAWING VARIABLE) PADA PROSES PRODUKSI BAGIAN UTAMA PINTU SAMPAI MOBIL – 97
277. PENGARUH JARAK PENYEMPROTAN TERHADAP KEKERASAN LOGAM HASIL PELAPISAN PADA PROSES METAL POWDER THERMO SPRAYING – 00
278. PERBANDINGAN LOGAM BAHAN TRAFO (INTI TRAFO) BUATAN JEPANG DAN BUATAN INDONESIA DITINJAU DARI KOMPOSIS KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO – 97
279. PENGENDALIAN KUALITAS (QUALITY CONTROL) HASIL PROSES PRODUKSI TEGEL KERAMIK DI PT. SUMBER RAYA KENDIMASINDO MALANG – 97
280. PENGARUH KEMAMPUAN OTOMOTIF DAN KREATIFITAS TERHADAP KESIAPAN KERJA BIDANG OTOMOTIF PADA SMK ABDI NEGARA MADIUN
281. KAJI EKPERIMENTAL EFISIENSI TERMOL KOLEKTRO ENERGI SURYA PENAMAS – JENIS PLAT DATAR PIPA SEJAJAR – 97
282. ALTERNATIF PEMAKAIAN SPOKET GEAR UNTUK MODIFIKASI ALAT TENUN TIKAR MENDONG DI KEC. WAJAK – 97
283. KAJI EKSPERIMENTAL APLIKASI RADIATOR RADIAL SUSUNAN PIPA STAGGERED SEGITIGA (TRIANGGULAR PITCH WITH CLEANING LINE) PADA KENDARAAN BERMOTOR – 96
284. PENELITIAN PENGARUH PENAMBAHAN BENCANA PADA BENSIN TERHADAP KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DENGAN PENDIDIKAN KOLAM – 97
285. KAJI EKPERIMENT PENGARUH VARIASI TENAGA DAN LISTRIK PADA AC GENERATOR DENYO TIPE A2W DENGAN PENGGERAK MESIN DAIHATSU S 38 – 97
286. PENGARUH TEMPERATUR AUSTENISASI DAN WAKTU TAHAN TERHADAP KEKERASAN, KETAHANAN IMPAK DAN STRUKTUR MIKRO BAJA MANGAN AUSTENITIK (AS-CAST) – 97
287. PERANCANGAN MESIN PELUBANG PLAT DENGAN SPESIFIKASI TEBAL PLAT MAY 19 MM KEKUATAN TARIK 60 KG/MM DAN KECEPATAN LUBANG 33 LUBANG/MENIT – 02
288. REKONDISI DAIHATSU CHRARATE PADA SISTIM PENDINGIN - 04
289. RELAINSHIP BETWN MATERIAL HARNESS ANAD PRECISION OF S 25 C AND S 45 CAT COORKMANSHIP USING GILDESMESTER NEF 520 – 05
290. PENGARUH KECEPATAN POTONG DAN TEBAL TOTAL TERHADAP DAYA MOTOR PADA MESIN CNC TV 3A – 02
291. PENGUJIAN KEKAKUAN BIDANG DENGAN VARIASI PEMBINAAN TUMPUAN MATERIAL DAN BENTUK PENUMPANG – 04
292. CARA PENGELASAN KERING TRACK ROLLER BULDOSER SECARA OTOMATIS – 96
293. ANALISA PROSES PEMESINAN MESIN GERINDA POTONG MODEL PENGGERAK LENGAN SEMI OTOMATIS DENGAN VARIASI SUDUT PEMOTONGAN 500, 550, 600 DAN 900 - 04
294. ANALISA TERJADINYA PENYIMPANGAN DIMENSI PADA PREFORM BOTOL AQUASE 600 ML DENGAN PROSES INJECTION STRUCH BLOW MOULDING – 03
295. ANALISA PERBANDINGAN KEKERASAN PERMUKAAN BAHAN BESI COR KELABU, KUNINGAN DAN ALUMUNIUM PADA PROSES – 04
296. ANALISA PERBEDAAN PEMESINAN TERHADAP KEKASARAN BAHAN ALUMUNIUM PADA MESIN CNC EMCO TV 2A – 05
297. ANALISA PENGARUH PERUBAHAN DIAMETER VENTURY MIXER CYCLONE TERHADAP PRESTASI MESIN DENGAN METODE SIMULASI PADA KENDARAAN BERBAHAN BAKAR GAS LPG – 02
298. ANALISA PENGARUH PUTARAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMUNIUM DAN BAJA ST 37 PADA PEMBUBUTAN KONVENSIONAL – 04
299. PERANCANGAN KONSTRUKSI MESIN GERINDA POTONG MODEL PENGGERAK LENGAN SEMI OTOMATIS – 04
300. PENGARUH VARIASI JENIS PA DAN PUTARAN SPIDEL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAHAN TEMBAGA PADA MESIN BUBUT MAXSIMAT VB – 05
301. ANALISA KEKASARAN BAJA ST 60 AKIBAT PROSES PEMANASAN NORMALIZING, PENGERING DAN HARDENING PADA PROSES PENGERJAAN DENGAN MESIN GERINDA – 05
302. PENGARUH VARIASI ARUS TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA PENJELASAN BAHAN ST 42 DENGAN MENGGUNAKAN GAS TUNGSTEN ARC WELDING (STAW) – 05
303. ANALISIS PEMESINAN UNTUK BENDA KERJA BAHAN ALUMUNIUM TEMBAGA DAN KUNINGAN PADA MESIN BOR PNEUMATIK – 04
304. PENGARUH VARIASI MEDIA PENDINGIN PADA PROSES PEMBUTUHAN POROS BERTINGKAT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 429 – N05
305. PENGARUH DESAIN MESIN GERINDA POTONG MODEL PENGGERAK LENGAN SEMI OTOMATIS TERHADAP LAMANYA WAKTU PEMOTONGAN VERTIKAL DAN DIAGONAL ANTARA SUDUT 450 – 600 – 04
306. ANALISA ALIRAN PLASTIK CAIR DALAM EXTRUDER PADA PROSES PEMBUTUHAN POROS BERTINGKAT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 42 – 05
307. ANALISA KINERJA MESIN GERINDA POTONG MODEL PENGGERAK LENGAN SEMI OTOMATIS DENGAN VARIASI GERAK LENGAN DAN SUDUT POTONG – 03
308. ANALISA ALIRAN PLASTIK CAIR DALAM EXTRUDER PADA PROSES EXTRUSION BLOW MOLDING – 03
309. PENGARUH DESAIN MESIN GERINDA POTONG MODEL PENGGERAK LENGAN SEMI OTOMATIS TERHADAP LAMANYA WAKTU PEMOTONGAN VERTIKAL DAN DIAGONAL ANTARA SUDUT 450 – 600 – 04
310. ANALISA PROSES PEMOTONGAN DENGAN VARIASI SUDUT PAHAT TERHADAP BENTUK GERAM PADA LOGAM ST 42 – 04
311. ANALISA PENGARUH PARAMETERA PROSES PENGALIRAN PADA MESIN CNG EMCO 242 TC – 04
312. ANALISA TERJADINYA CACAT BENTUK PADA BAGIAN BAWAH BOTOL PLASTIK DENGAN PROSES INJECTION STRECTH BLOW MOULDING DI PT. ERINDO MANDIRI PRIGEN – 03
313. KAJIAN ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL APLIKASI KOIL PENDINGIN DENGAN VARIASI BENTUK PENAMPING PERMUKAAN KOIL SIRIP PROFIL SEGITIGA PADA SISTIM PENGKONDISIAN UDARA – 02
314. MENGOPTIMALISASIKAN TEMPERATUR MINYAK RESIDU SEBAGAI BAHAN BAKAR SUPLESI PADA KETEL UAP PIPA AIR – 00
315. ANALISA PUTARAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN PADA MESIN NORATURN UNTUK BAHAN ALUMUNIUM DAN TEMBAGA – 04
316. PENGARUH HEATING TERHADAP KARAKTERISTIK MEKANIK WELDMENT PADA GRAY FAST IRON – 02
317. PENGARUH PUTARAN DAN GERAK MAKAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAHAN ALUMUNIUM DAN BAJA ST 37 PADA MESIN BUBUT – 05
318. PENGARUH VARIABEL PUTARAN TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA DENGAN BAHAN BAJA ST 37 DAN ALUMUNIUM PADA MESIN FRASI – 04
319. ANALISA PENGARUH WAKTU TAHAN (HOLDING TIME) TERHADAP PENYETORAN KEKERASAN PADA BESI AISI HIS MODIFIED – 04
320. PENGARUH VARIASI BENTUK PENAMPANG PERMUKAAN KOIL PENDINGIN DENGAN SIRIP BERFROFIL LINGKARAN TERHADAP EFISIENSI KERJA PENGKODISIAN UDARA – 04
321. PENGARUH PENAMBAHAN MN (0,3%, 0,6%, 0,95%) DAN MG (1,5%) PADA AL-CU DENGAN SOLUTION HEAT TREATMENT PADA TEMPERATUR 4905 DAN NATURAL AGING TERHADAP KEKERASAN POROSITAS KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO – 99
322. PENGARUH KECEPATAN PENJELASAN PADA LAS BERULANG TERHADAP KEKUATAN TARIK – 03
323. PENGARUH HEAT TREATMENT (ANEALING) TERHADAP KARAKTERISTIK GRAY CAST IRON YANG DI LAS – 02
324. PENGARUH KEKERASAN MATERIAL TERHADAP WAKTU POTONG PADA MESIN GURDI PNEUMATIK SEMI OTOMATIS – 04
325. ANALISA PENGARUH TEMPERATUR PENGELOLAAN PADA MESIN EKSTASI ROLLING TERHADAP SIFAT MEKANIS – 04
326. ANALISA PENGARUH VARIASI PUTARAN ALT POTONG KEDALAMAN PERMUKAAN, FEELING TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA ALUMUNIUM PADA PROSES FRAIS UP MILLING – 05
327. ANALISA KEKASARAN BAJA ST 42 SETELAH PERLAKUAN PANAS PADA PROSES GERINDA - 05
328. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL APLIKASI KAL PENDINGIN DENGAN VARIASI BENTUK PENAMPANG KOIL BERSIRIP PERSEGI EMPAT PADA SISTEM PENGKODISIAN UDARA – 02
329. ANALISA PENGARUH TEMPERATUR PENGELOLAAN PADA MESIN EKSTASI ROLLING TERHADAP SIFAT MEKANIS – 04
330. PENGARUH PENGELASAN LISTRIK (SMAW) PADA SAMBUNGAN KAMPUH MODEL U DAN V TERHADAP TEGANGAN TARIK PADA BAJA ST 42 – 05
331. PENGARUH VARIASI TERHADAP KEAUSAN PAHAT DENGAN MENGGUNAKAN POLARITAS BERBEDA PADA PROSES DIE SINKING EDM – 05
332. KAJI ANALITIK DAN EKSPERIMENTAL PENGARUH PENYERAPAN KALOR TERHADAP COP (COEFISIENT OF PERFORENANCE) PADA EVARATOR UNTUK MESIN PEMBUAT ES – 01
333. ANALISA PENGARUH KECEPATAN POTONG MESIN SEKRAP TERHADAP BAJA KARTON ST 42 – 04
334. ANALISA PENGARUH KECEPATAN PUTARAN TERHADAP TINGKAT KEKASARAN BAJA ST 37 DAN ST 42 PADA MESIN BUBUT – 04
335. PERBANDINGAN TINGKAT KEKERINGAN DI ALAT PENGERING KERUPUK KAPASITAS 100 KS DENGAN BAHAN BAKAR MINYAK TANAH DAN BAHAN BAKAR BATUBARA – 03
336. ANALISA PENGARUH JENIS PAHAT BUBUT DAN KECEPATAN SPINDEL TERHADAP KEKASARAN BAHAN KUNINGAN PADA MESIN BUBUT DENGAN SPESIFIKASI DISTANCE BETUREN CENTER 1000 MM SWING OVER BED 330 MM – 04
337. ANALISIS PEMBENTUKAN UAP PADA ALAT PEMASOK DAGING – 03
338. ANALISIS PROSES BENDING PIPA BAHAN PEMBUATAN KETEL UAP DI PT. INDONESIAN MARINE DIVISI BOILER – 04
339. MODIFIKASI ALAT TRANSPORTASI PADA BAGIAN KONSTRUKSI YANG DIGUNAKAN PADA KAWASAN INDUSTRI - 03
340. PENGARUH KECEPATAN SCREW TERHADAP ALIRAN BAHAN PLASTIK PADA PROSES EKSTRUSI MESIN PELLET – 04
341. ANALISA PENGARUH WAKTU PENDINGINAN DAN PELUMERAN TERHADAP HASIL PEMBUATAN PREFORM BOTOL AQUASE 600 ML PADA PROSES INJECTION STRECTH BLAW MOLDING – 03
342. PENGARUH AUDIA PENDINGIN TERHADAP SIFAT MEKANIK PADA HASIL PENGELASAN BAHAN ST 42 – 04
343. LAPORAN PRAKTEK KERJA NYATA DI PT. (PERSERO) ANGKASA PURA I BANDAR UDARA NGURAH RAI DENPASAR BALI – 04
344. PENGARUH VARIASI PEMAKAIAN BUSI PADA MOTOR HONDA LG DENGAN BAHAN BAKAR PREMIX – 99
345. PERANCANGAN ULANG SISTEM PERPIPAAN BAHAN BAKAR MINYAK TANAH DARAT TANGKI SAMPAI METER ARAUAS DI DEPOT REWULU PT. PERTAMINA (PERSERO) UPMS IV YK – 05
346. MESIN DIESEL CADANGAN UNTUK PELAYANAN HOTEL VOLVO PENTA TWD 12116 – 02
347. MESIN DIESEL SEBAGAI PENGGERAK BUS KOTA (130 HP) – 01
348. MESIN DIESEL CADANGAN UNTUK PELAYANAN PABRIK-PABRIK – 04
349. DESAIN ULANG MESIN UJI KOMPAK MONSATO H-10 PEMBUATAN POROS – 03
350. ANALISIS SIFAT-SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PENGELASAN BESI UANG KELABU YANG TELANG DI DEKARBURISING – 97
351. ANALISIS PROSES PRODUKSI DAN KONTROL KUALITAAS PADA PENGECORAN BILLET - 97
352. PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA GERGAJI TANGAN YANG DI QUENCING DALAM MEDIA AIR UNTUK MEMBUAT PISAU – 97
353. STUDI KASUS PROSES PRODUKSI BATU BATA DAN OPTIMASI BIAYA PADA PABRIK BATU BATA DI DESA PENDEN KAB. MALANG – 97
354. ANALISIS KERUGIAN ALIRAN INKOMPRESIBEL AKIBAT ADANYA GESEKAN PADA PIPA SERTA PENGATURAN KATUP KELUARAN – 97
355. ANALISIS KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAHAN PISAU BUATAN JEPANG YANG MENDAPAT PERLAKUAN PANAS ANIL – 97
356. PENGARUH PENAMBAHAN KHROM (CR) TERHADAP SIFAT MEKANISME DAN STRUKTUR MIKRO PADA BESI TUANG RODULAR – 97
357. ANALISIS FENOMENA UNJUK KERJA UNIT PENUKARAN KALOR PEMANAS UDARA TERHADAP BEBAN PANAS PENGERINGAN PADA SISTEM PENGERING KAYU KONVENSIONAL (KLIK DRIER) DI PT. SERBA GUNA PRIMA DARE – 97
358. PERBANDINGAN UJUK KERJA MESIN PENDINGIN TANPA PENUKAR KALOR DENGAN MENGGUNAKAN PENUKAR KALOR JENIS TINDAK KONTAK LANGSUNG ANTARA PIPA PANAS DENGAN REFREGERAN 12 PANAS – 97
359. ANALISIS STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK PADA SABIT PANDAI BESI WISMA PUSAKA TUREN – 97
360. PENGARUH PENYETELAN SPEDO STUTS PADA JENIS BLENDER POTONG TANGAN TERHADAP HASIL PEMOTONGAN BENDA KERJA – 00
361. ANALISIS PERMEABILITAS DAN KEKUATAN TEKANAN CETAKAN PASIR DENGAN BAHAN PENGIKAT KACA (WATER GLASS) DAN GULA TETES (MOLASSES) – 97
362. PENGEMBANGAN BUDAYA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA OTOMOTIF JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIS UNY – 01
363. KAJI EKSPERIMENTAL ANALISIS PERBANDINGAN PANAS PADA KOLEKTOR SURYA TYPE REFLEKTOR PLAT DATAR – 95
364. PEMAKAIAN KATUP KONTRA PADA KATUP PEMBEBAS PADA MESIN HIDROLIK TEKAN – 84
365. PERANCANGAN BELT CORVEYER PENGANGKUT PASIR – 05
366. SUMBANGAN UNIT PRODUKSI DAN DISIPLIN SISWA TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR DALAM PROGRAM DIKLAT PEKERJA PERMESINAN SISWA SMK NEGERI II YK – 02
367. DISTRIBUSI SUHU PADA OVEN PEMANAS LOGAM – 97
368. PERANCANGAN ALAT PEMBUAT TAPIOKA
369. PERBANDINGAN KEKUATAN TEKANAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA HELM KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT GELAS E KONTINYU, ACAK DAN ANYAM DENGAN MATRIK POLISTER – 06
370. PROYEK AKHIR MESIN PERANCANG UMBI – 00
371. ANALISIS THERNAL PLAT HEAT EXCHANGER SEBAGAI SUATU STUDI KASUS DI PETRO KIMIA GRESIK – 97
372. PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR PELEBURAN TERHADAP CACAT CETAK PADA MESIN BLOW MOLDING – 03
373. STUDI BANDING MESIN REFRIGENSI UNTUK SINGLE DAN DOUBLE EVAPORATOR DENGAN MENGGUNAKAN REFREGERANT-12 DITINJAU DARI UNJUK KERJA DENGAN MENGGUNAKAN HEAT EXCHARGER – 97
374. OPTIMASI PROSES PEMBENTUKAN BODI FILETR OLI PT. INTI PELANGI DRUMASINDO SURABAYA – 98
375. ANALISA PENGARUH PERUBAHAN SUDUT DWELL TERHADAP TEMPERATUR RADIATOR PADA MOTOR 3 K – 04
376. PERANCANGAN KONSTRUKSI ALAT UJI IMPACT MODEL CHARPY – 99
377. ANALISIS SUDUT MASUK DAN VEKTOR KECEPATAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERFORMASI TURBIN GAS DI PLTU GRACI PASURUAN – 98
378. PERBANDINGAN EMISI GAS BUANG MESIN KIJANG 3 K MENGGUNAKAN MIXER LPG 700 DAN 730 PADA TIAP-TIAP PERUBAHAN RPM DAN TIMING PENYALAAN – 96
379. ANALISA CACAT KERUT PADA PEMBUATAN BOTOL SUSU DENGAN PENCETAKAN BLOW MOULDING DAN ALTERNATIF PENCEGAHANNYA – 99
380. ANALISIS PERFORMA PATE AND FRAME HEAT EXCHANGER SEBAGAI HEAT EXCHANGER ALTERNATIF DALAM PROSES ABSORBSI CO2 DI PT. BADAK NGL BONTANG – 00
381. ANALISIS PENGARUH ADANYA ENDAPAN PADA PIPA TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI ECONOMIZER – 04
382. PERENCANAAN KONSTRUKSI MESIN UJI TARIK DI LAB. METALLURGY PHISIK UNIVERSITAS WIDYA GAMA MALANG – 99
383. ANALISIS PERBANDINGAN PANAS PADA PERENCANAAN PLATE HEAT EXCHANGER PEMANAS RESIDU SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI SHELL AND TUBE – 00
384. MESIN PENGGILING BESI DAN TANAH
385. ANALISIS PROSES PEMBUATAN ROBOT MINI PNEUMATIK – 04
386. MESIN PENGGILING BESI DAN TANAH (ANALISIS PROSES PEMBUATAN) - 03
387. PENELITIAN SIFAT FISIS DAN SIFAT MEKANIS KERAN AIR YANG TERBUAT DARI BAHAN KUNINGAN – 02
388. KUALITAS MAMPU BENTUK PELAT BAJA KARBON RENDAH UNTUK BODI MOBIL SETELAH PROSES TEMPER DIBANDINGKAN PELAT BAJA BODY MOBIL MERK X SEBAGAI ACUAN – 02
389. MESIN KETAM DAN GERGAJI KAYU – 03
390. PEMBUATAN ALAT PERAGA PENUKAR KALOR TIPE CROSS FLOW DENGAN SALAH SATU FLUIDA CAMPUR DAN FLUIDA TAK CAMPUR – 02
391. HUBUNGAN ANTARA HARAPAN PEKERJAAN DAN INFORMASI TENTANG UJI KOMPETENSI DENGAN PRESTASI BELAJAR PROGRAM PRODUKSI SISWA SMK NEGERI I SEDAYU – 06
392. PERENCANAAN TURBIN UAP UNTUK PENGGERAK GENERATOR DAYA 4500 KW PADA PABRIK GULA – 06
393. PEMBELAJARAN KONSTRUKOVITIK MELALUI EKSPERIMEN PEMANFAATAN SERAT DAUN PANDAN SEBAGAI PENGUAT MATERIAL KOMPOSIT – 04
394. DAPUR PELEBURAN LOGAM
395. ANALISIS KEKUATAN ROLL PEMUTIH BERAS PADA HULLER TANPA ROLL PEMECAH KULIT GABAH – 97
396. ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN UNSUR TEMBAGA 9CU) DAN MAGNESIUM (MG) TERHADAP SIKAP MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO PADA VELG ALUMUNIUM – 98
397. PERENCANAAN INJECTION PUMP UNTUK JENIS KENDARAAN 120 HP - 97
398. REKONDISI MESIN DAIHATSU CHARDE PADA SISTEM PELUMASAN – 04
399. STUDI PENGARUH VISKOSITAS MEDIA CELUP TERHADAPKEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO AS SPROKET DEPAN IMITASI HONDA GRAND AGAR MENDEKATI AS SPROKET ASLI – 03
400. PERANCANGAN FEED GEARBOX MESIN FRALS UNIVERSAL DENGAN 12 TINGKAT KECEPATAN – 05
401. PERBANDINGAN KEKUATAN TEKANAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA HELM KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT GELAS E KONTINYU, ACAK DAN ANYAM DENGAN MATRIK POLIESTER 157 – 06
402. PROYEK AKHIR MESIN SERUT MAL UNIVERSAL – 04
403. ANALISIS PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI PAKSA PADA KOLEKTOR SURYA PELAT DATAR PIPA SEJAJAR – 98
404. PENGARUH CYANIDING PADA BAJA KARBON RENDAH BERDASARKAN VARIASI WAKTU PENGERASAN DAN MEDIA PENDINGIN DITINJAU DARI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO – 98
405. ANALISIS BAHAN DENGAN METODE HUBUNGAN ANTAR AKTIVITAS DAN KONTROL KUALITAS DI PT. KARKA NUTRI INDUSTRI – 98
406. PROSES PRODUKSI KARUNG PLASTIK INNER DENGAN SISTEM PENIUPAN (BLOWING) – 98
407. FLUKTUASI PERMUKAAN AIR DI DALAM SURGE TANK AKIBAT WATER HAMMER PADA INSTALASI ALIRAN FLUIDA – 98
408. PERANCANGAN SISTEM TRANSMISI WHEEL LOADER DENGAN KAPASITAS BUCKET 2,6 M3 – 04
409. TRELEVANSI PENGGUNAAN PASIR CETAK SILIKA DAN SUNGAI UNTUK PRODUK CORAN DI INDUSTRI PENGECORAN LOGAM CEPER KLATEN JATENG – 96
410. KAJI KEKUATAN TERHADAP PUTUS BENANG DI MESIN RINGA SPINING PADA PROSES PRODUKSI BENANG NEL 405 – 98
411. TRANSMISI PENGGERAK RODA BELAKANG PADA KENDARAAN KIJANG LGX – 01
412. ANALISIS KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON MEDIUM DALAM PROSES PENEMPAAN DENGAN VARIASI PENDINGINAN – 98
413. MENCARI BESARNYA KOEFISIENSI PERPINDAHAN PANAS KONVEKSI PAKSA PADA ALAT PENUKAR KALOR TYPE I PASS SHELL JENIS MIXED FLOW – 98
414. ANALISIS PENGARUH BESAR BUTIR TERHADAP LAJU KOROSI BAJA KARBON MEDIUM – 98
415. UNJUK KERJA (COP) MESIN PENDINGIN SETELAH DIMODIFIKASI DARI PENGGUNAAN FLASHTANK KE INTERCODER DAN PENAMBAHAN PENUKAR KALOR – 98
416. TRANSMISI RODA GIGI REDUKSI – 01
417. TRANSMISI PENGANGKAT TOWER CRANE – 00
418. PERAWATAN DAN BIAYA OPERASIONAL MESIN PERONTOK JAGUNG DENGAN KAPASITAS 2000 KG/JAM – 98
419. PERENCANAAN ULANG [MEREDESAIN] KOMPONEN UTAMA MESIN [PIN DAN RING PISTON] SERTA PERAWATAN DASAR MOTOR BENSIN 4 SILINDER – 03
420. PERENCANAAN ALAT PENGADUK PUPUK – 98
421. PERENCANAAN MESIN PERAJANG TEMBAKAU JENIS VERTIKAT CUT – 98
422. PERENCANAAN DAN PEMBUATAN ALAT PENGEPRES GERAM-GERAM DARI MESIN PERKAKAS DENGAN MENGGUNAKAN SISTIM HIDROLIK – 99
423. PERENCANAAN ALAT UJI PUNTIR KAWAT DENGAN VARIASI PUTARAN 30 RPM-90 RPM – 00
424. PERANCANGAN PRONY BRAKE PADA LABORATORIUM PENGUJIAN MESIN INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL MALANG – 00
425. PERANCANGAN KONSTRUKSI DAN TRANSMISI PADA MESIN PENCETAK BAKMI KAPASITAS 6 KG/JAM – 99
426. PERENCANAAN KONSTRUKSI MESIN PERANCAH RAMBAK DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK – 99
427. PENGARUH FRAKSI VOLUME AL2 O3 DALAM KOMPOSIT MATRIK ALUMUNIUM TERHADAP POROSITAS, MIKRO STRUKTUR DAN PENGUJIAN IMPACT – 98
428. PROSES PEMBUATAN DAN PERAKITAN MESIN PEMBUAT SUMPIT – 00
429. PERENCANAAN TRANSMISI MESIN PENGGILING JAGUNG DENGAN KAPASITAS 50 KG/JAM – 00
430. PERENCANAAN KOSNTRUKSI KERANGKA PADA MESIN PENGEPRES ”MELINJO” DAN ”PISANG” DENGAN KAPASITAS 15 KG/JAM – 00
431. PERENCANAAN POROS DAN BANTALAN PADA ALAT PEMBELAH KEDELAI UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN TEMPE – 99
432. PERENCANAAN TRANSMISI DAN PERHITUNGAN KALOR MESIN PENGERING AMPAS TEBU KAPASITAS 300 KG/ JAM – 01
433. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM PENGHALUS KAYU BALOK GUNA PENINGKATAN MUTU PRODUKSI – 98
434. RANCANGAN BANGUN CHIPER MACHINE (KAYU) UNTUK INDUSTRI HARDBOARD DENGAN KAPASITAS 5 M3/JAM – 00
435. PERENCANAAN ULANG (MEREDESAIN) KOMPONEN UTAMA MESIN (CONECTING ROD) SERTA PERAWATAN DASAR MOTOR BENSIN 4 SILINDER – 03
436. PERENCANAAN DAYA MOTOR, SABUK DAN PULLEY PADA MESIN PENGUPAS KACANG TANAH – 99
437. PERENCANAAN TRANSMISI SABUK V PADA MESIN PEMBUAT SUMPIT – 00
438. PERENCANAAN POROS, PASAK DAN BANTALAN PADA MESIN PENYARING DAUN TEH SETELAH DIGILING – 98
439. RANCANGAN BANGUN TRANSMISI MESIN PERKAKAS SERBAGUNA – 00
440. PERANCANGAN MESIN POLES UNTUK LOGAM FERRAS DAN NON FERRAUS (TRANSMISI) – 98
441. PERENCANAAN DAN PEMBUATAN MESIN GURDI PCB – 00
442. PERANCANGAN MESIN PEMBELAH KEDELAI UNTUK BAHAN BAKU TEMPE DENGAN KAPASITAS 7,5 KG/MENIT - 00
443. PENGARUH PENAMBAHAN Mn (0,3%, 0,6%, 0,9%) DAN Mg (1,4%) PADA AL CU TERHADAP KEKERASAN, POROSITAS, KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO – 99
444. PERENCANAAN DAN PEMBUATAN MESIN GURDI PCB – 00
445. PERENCANAAN KONSTRUKSI MESIN PEMBUAT SUMPIT – 00
446. ANALISIS PEMILIHAN BAHAN PADA PENCETAK WADAH DIAMOND – 02
447. TRANSMISI MESIN PENGGILING TEBU – 01
448. PENGARUH PENAMBAHAN Si (2,7%) DAN Ni (0,458%) TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BESI TUANG KELABU FC 25 – 98
449. PERENCANAAN POROS ULIR TEKAN, TABUNG PROSES DAN CORONG PADA MESIN TEPUNG IKAN – 98
450. PERENCANAAN MESIN GURDI VERTIKAL DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK – 98
451. PERENCANAAN DAYA MOTOR, SABUK PULLY DAN PASAK PADA ALAT PEMBELAH KEDELAI UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN TEMPE – 98
452. PERENCANAAN BANTALAN DAN SABUK PADA MESIN PEMOLES TEGEL – 98
453. PERENCANAAN CHAIN UNTUK CONVEYOR – 98
454. PERENCANAAN POROS, BANTALAN DAN BAUT MUR PENGIKAT PADA MESIN PENYAWUT KETELA – 98
455. PERENCANAAN SISTEM PNEUMATIK PADA ALAT BANTU PEMBUKA KATUP – 98
456. TUNGKU SURYA – 01
457. PROSES PRODUKSI MESIN PEMBUAT KAWAT SLING BAJA DIAMETER 3 MM S/D 15 MM – 99
458. PERENCANAAN KONSTRUKSI PENGELASAN PADA ALAT BANTU PEMBUKA KATUP DENGAN TENAGA PNEUMATIK – 98
459. PERENCANAAN KONSTRUKSI PADA MESIN PENYARING DAUN TEH SETELAH DIGILING – 99
460. PERENCANAAN MESIN PENGGILING JAGUNG KAPASITAS 150 KG/JAM – 00
461. PERENCANAAN KONSTRUKSI MESIN PENGGILING KEDELAI UNTUK BAHAN BAKU PEMBUATAN TAHU – 01
462. PERENCANAAN DAYA MOTOR, SABUK, PULI PADA MESIN PERAJANG TEMBAKAU JENIS VERTIKAL CUT – 98
463. PERENCANAAN TRANSMISI SISTEM SABUK V PADA MESIN PEMERAS KULIT BIJI JAMBU METE DENGAN SIMULASI PROGRAM PASCAL VERSI 7.0 KAPASITAS 360 KG/JAM DAYA 3 HP – 00
464. PERANCANGAN POROS DAN SILINDER PENGUPAS PADA MESIN PENGUPAS KACANG TANAH – 98
465. PERENCANAAN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA – 99
466. PERENCANAAN SISTEM TRANSMISI SABUK V PADA MESIN PENGURAI SABUT KELAPA KAPASITAS 180 KG/JAM – 00
467. PERENCANAAN TRANSMISI DAN KONSTRUKSI PADA PENGUJIAN RANTAI ROL DENGAN PEMBEBANAN – 00
468. ANALISIS KEGAGALAN PROSES PENGELASAN KERETA BALAST WAYON SRT THAILAND DI PT. INKA MADIUN – 98
469. PERENCANAAN PISAU PONS/PELUBANG PADA MESIN PELUBANG PLAT SARANGAN KOMPOR MINYAK TANAH – 01
470. MERENCANA MESIN TRANSMISI PESAWAT PERANGKAT – 00
471. PERENCANAAN TRANSMISI RODA GIGI MOBIL DAIHATSU – 00
472. PERENCANAAN ALAT PENGANGKAT SISTEM HIDROLIK – 98
473. BULLDOZER UNTUK PERTAMBANGAN – 00
474. PERANCANGAN MESIN DIESEL SEBAGAI PENGGERAK BULLDOZER – 02
475. PERANCANGAN ALAT PEMERAS MADU – 06
476. PROSES PEMBUATAN POROS PADA ALAT PEMBUAT KANCING BAJU BERBAHAN TEMPURUNG KELAPA – 06
477. PROSES PEMBUATAN POROS PENEKAN PRES PADA ALAT TAMBAL BAN PRES DIGITAL – 06
478. PPROSES PEMBUATAN LANDASAN PADA ALAT BANTU PENGUKURAN KUALITAS GEOMETRIS RODA GIGI – 06
479. PERANCANGAN ALAT PENGEROL ENCENG GONDOK – 04
480. KESIAPAN KERJA SISWA JURUSAN TEKNIK MESIN SMKN 2 KENDARI DI KOTA KENDARI – 06
481. PERANCANGAN LOGGING TRUCK DENGAN DAYA ±220 PS – 01
482. PENELITIAN SIFAT FISIK DAN MEKANIS KATUP MOTOR JINCHENG DAN YAMAHA – 02
483. PENELITIAN SIFAT FISIK DAN MEKANIS DARI KOMPONEN RANTAI DAN SPROKET MOTOR HONDA SANEX – 01
484. PENCETAKAN COVER BODY MOTOR DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN FIBERGLASS REINFOCED PLASTICS – 97
485. PENGARUH PENGETAHUAN MENGGAMBAR TEKNIK MESIN DAN PENGUASAAAN PERMESINAN TERHADAP PRESTASI PRAKTEK MESIN BUBUT PADA SISWA KELAS II PEMOGRAMAN MEKANIK UMUM SMK GENERASI PEMBANGUNAN KAB. KLATEN TAHUN AJARAN 02/03 – 04
486. PENGARUH PENILAIAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEJURUAN OTOMOTIF KELAS II PEMOGRAMAN KEAHLIAN MEKANIK OTOMOTIF SMK PANCASILA WONOGIRI TH AJARAN 2004/2005 – 05
487. PERANCANGAN PABRIK ES BALOK DENGAN KAPASITAS 10 TON PER HARI – 06
488. PROSES PEMBUATAN PIRINGAN MESIN POLES – 05
489. PROSES PEMBUATAN RANGKA DAN DUDUKAN ALAT PENGEPRES BLONDO – 07
490. TPENELITIAN SIFAT FISIK DAN MEKANIS DAUR ULANG ALUMUNIUM BEKAS – 02
491. PERBANDINGAN KUALITAS SPROKECT DEPAN ANTARA MOTOR JEPANG DENGAN MOTOR CHINA SEBELUM DAN SESUDAH PROSES ANNEALING – 02
492. EVALUASI PERUBAHAN KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA POROS PADA PROSES HEAT TREATMENT [QUENCH ANNEAL] MEDIA PENDINGIN AIR DENGAN VARIASI TEMPERATUR ANNEAL – 02
493. PERBANDINGAN KUALITAS PEDAL GEAR CHANGE PADA MOTOR JEPANG DAN CHINA DENGAN PENGUJIAN STRUKTUR MIKRO KEKERASAN DAN IMPAK – 02
494. PERBANDINGAN KUALITAS MANIFOLD PRODUK JEPANG DAN CHINA DAN IMITASI DENGAN UJI KEKERASAN, STRUKTUR MIKRO, PUKUL TAKIK DAN KOMPOSISI KIMIA – 02
495. PENELITIAN SIFAT FISIK DAN MEKANIS PADA POROS RODA SEPEDA MOTOR PRODUK JEPANG – 01
496. PENGARUH PROSES HEAT TREATMENT (AGING) PADA HANDLE REM – 02
497. ANALISA KEKERASAN, STRUKTUR MIKRO DAN UJI IMPAK PADA BEBERAPA PRODUK MATA BOR – 02
498. PROSES PERLAKUAN PANAS PADA RING PISTON MOTOR BENSIN MERK HONDA DAN HOKAIDO – 02
499. SISTEM KERJA DAN PROSES PERAWATAN MESIN SAA6D102E-2 PADA HYDROLIC EXCAVATOR PT. UNITED TRACTORS TBK – 06
500. TRANSMISI RODA GIGI MOBIL MERCEDES BENZ 917 – 03
501. MESIN PENCACAH LIMBAH ORGANIK – 03
502. MESIN BENSIN 4 LANGKAH, 1 SILINDER, PUTARAN 8000 RPM DENGAN VOLUME RUANG BAKAR 10 CC UNTUK SEPEDA MOTOR – 06
503. PERANCANGAN AC HOTEL ROS IN YK – 06
504. ANALISIS KORELASI FAKTOR INTEREST, PENGENTAHUAN TENTANG PENGELASAN SERTA METODE PEMBELAJARAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA DIKLAT LAS GAS OKSI ASITELIN SISWA KELAS I PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK OTOMOTIF DI SMKN 2 DEPOK SLEMAN – 05
505. PROSES PEMBUATAN CASING PADA MESIN PEMOTONG PIN – 06
506. PERANCANGAN CONDESATE STRIPER UNTUK MEMISAHKAN HIDROKARBON DARI ETHANE DI PT. CHANDRA ASRI PETROCHEMICAL CENTER – 01
507. KOMPARASI ANTARA VELG PALANG VARIASI DAN VELG JARI-JARI TERHADAP PEMAKAIAN BAHAN BAKAR – 06
508. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK PEMBELAJARAN METROLOGI INDUSTRI – 07
509. PERANCANGAN TURBIN UAP TEKANAN LAWAN [BACK PRESSURE TURBINE] TIPE IMPULS DENGAN TINGKAT PENGATUR, SILINDER TUNGGAL DENGAN DAYA 10 MW, PUTARAN 300 RPM KONDISI UAP MASUK 35 BAR, SUHU 4350C DAN TEKANAN LAWAN 1 BAR – 07
510. PERANCANGAN TURBIN UAP TEKANAN LAWAN [BACK PRESSURE TURBINE] TIPE IMPULS DENGAN TINGKAT PENGATUR, SILINDER TUNGGAL DENGAN DAYA 10 MW, PUTARAN 3000 RPM KONDISI UAP MASUK 35 BAR, SUHU 4350C DAN TEKANAN LAWAN 1 BAR – 07
511. PERANCANGAN PERLENGKAPAN KERJA FOREST PRODUCT FORWARDER DENGAN KAPASITAS 10 TON – 05
512. PENGARUH PRESTASI PRAKTEK INDUSTRI DAN DISIPLIN BELAJAR TERHDAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS II PROGRAM KEAHLIAN OTOMOTIF SMKN 2 YK TH AJARAN 2003/2003 – 04
513. KARAKTERISTIK KELELAHAN BAJA KARBON S45C YANG DIANIL PADA SUHU 8500C SELAMA 1 JAM – 07
514. SIFAT-SIFAT FISIK DAN MEKANIS DAN FATIK BAJA KARBON S45C YANG DIANIL PADA SUHU 8500 C DENGAN HOLDING TIMER SELAMA 1 JAM - 07
515. MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA/1999
516. SISTEM INSTALASI TENAGA LISTRIK TIGA PHASA PADA PT. CENTRAL PROTEINA PRIMA SEMARANG
517. ANALISA PENGARUH LAJU ALIRAN UDARA MASUK EVAPORATOR TERHADAP KAPASITAS PENDINGIN
518. ALTERNATIF PENGGUNAAN SISTEM WATER CHILLER SEBAGAI MESIN PENGONDISI UDARA UNTUK GEDUNG PUSAT BISNIS BATANG GARING DI PALANGKARAYA
519. ANALISA PERHITUNGAN LAJU KOROSI PIPA BAWAH TANAH YANG DILINDUNGI OLEH PROTEKSI KATODIK ARUS TANDINGAN (IMPRESSED CURRENT)
520. PEMILIHAN DAN PERENCANAAN POMPA AIR UNTUK DISTRIBUSI MESIN PENDINGIN BERTIPE WATER CHILLER DENGAN KAPASITAS 400 TON REFRIGERASI
521. PERECANAAN KONTRUKSI MESIN PENGGILING KEDELAI
522. PERENCANAAN ALAT PENUKAR PANAS (HEAT EXCHANGER) UNTUK PEMANAS MINYAK RESIDU DI PT SEMEN GRESIK
523. BULLDOZER UNTUK PERTAMBANGAN
524. PERENCANAAN DEDGRE PUMP UNTUK MEMOMPA PASIR LAUT PADA P.T. "X"
525. PERENCANAAN POMPA SENTRIFUGAL UNTUK AIR PENGISI KETEL DI PT SERBA GUNA PRIMA PARE - KEDIRI
526. KEAMANAN JARINGAN INFORMASI MENGGUNAKAN METODE IPS (INTRUSION PREVENTION SUSTEM)
527. TRANSMISI DATA DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM MODULASI DPSK (Differentially Phase Shift Keying)
528. KEAMANAN JARINGAN INFORMASI MENGGUNAKAN METODE IPS (INTRUSION PREVENTION SUSTEM)
529. ANALISIS PENGUJIAN TAN DELTA DAN KAPASITAS TRANSFORMATOR DENGAN ALAT UJI OLMAN CB-100
530. AIR CONDITIONING SYSTEM PADA HOTEL INTERNASIONAL YOGYA
531. PERANCANGAN SISTEM REFRIGERASI PADA PETI KEMAS PENGANGKUT UDANG BEKU
532. OPTIMASI RUANG BARAK KETEL UAP, 99
533. PERENCANAAN FORCED DRAUGHT FAN UNTUK KETEL UAP KAPASITAS 200 TON/JAM, 99
534. STUDI KASUS PENGKONDISIAN UDARA DENGAN SISTEM AC SENTRAL DI LE MERIDIEN HOTEL NIRWANA BALI RESORT, 99
535. PERENCANAAN PENGKONDISIAN UDARA PADA GEDUNG PERTOKOAN DIENG PLAZA MALANG, 99
536. PERENCANAAN MODIFIKASI MESIN PENGGILING JAGUNG DENGAN SISTEM SARINGAN GETAR KAPASITAS 100 KG /JAM, 00
537. PERENCANAAN MESIN PEMISAH BIJI CABE, 00
538. PERAWATAN SISTIM PENDINGINAN PADA MOBIL TOYOTA JEEP HARDTOP
539. PERENCANAAN MESIN PENGGILING KEDELAI KAPASITAS 30 KG/JAM, 99
540. KALIBARASI POMPA TUNGGAL DAN PEMBUATAN KERANGKA DI LAB MESIN KALOR DAN MESIN FLUIDA TEKNIK MESIN DIPLOMA III, 03
541. PERENCANAAN CETAKAN VULKANIS DAN ALAT PEMANAS CETAKAN VULKANISIR BAN LUAR MIKROLET UKURAN 5.50 R 13, 01
542. PERENCANAAN BELT DRIVE MESIN GERINDA KAYU DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK, 97
543. PERENCANAAN TRANSMISI PESAWAT PENGANGKAT (CRANE) MANUAL, 97
544. PERENCANAAN KONTRUKSI RANGKA PERLETAKAN SERTA PERAWATAN MESIN SEPEDA MOTOR HONDA 70 UNTUK ALAT PERAGA, 03
545. PERANCANGAN KONSTRUKSI PIPA PADA UNIT INSTALASI PENGUJIAN POMPA ITN MALANG, 00
546. PERENCANAAN REM RODA MOBIL PEMOTONG KAYU, 96
547. PERENCANAAN MESIN RAJANG CENGKEH, 96
548. MERENCANAKAN KEMBALI BED MESIN BUBUT BV 20 DITINJAU DARI KONSTRUKSI DAN KEKUATAN PADA PUTARAN DAN DAYA MOTOR 1400 RPM 0.5 HP, 98
549. PROSES PERAKITAN DAN PEMBUATAN MESIN ROL PROFIL ALUMUNIUM, 00
550. PERENCANAAN TRANSMISI DAN KONSTRUKSI MESIN PENGADUK JAMU DENGAN KAPASITAS 50 LITER/JAM, 00
551. PERENCANAAN ALAT PENGERING DAUN TEMBAKAU KAPASITAS 22 KG/96 JAM, 02
552. PERENCANAAN KONSTUKSI PADA PENGUJIAN ROL DENGAN PEMBEBANAN UNTUK MENENTUKAN JENIS PELUMAS, 00
553. PERENCANAAN MESIN GUNTING BAJA BULAT, 00
554. PERENCANAAN SISTEM TRANSMISI RANTAI ROL PADA PAPAN REKLAME BERPUTAR, 98
555. PRENCANAAN MESIN GERGAJI KAYU, 99
556. PERENCANAAN KONSTRUKSI DAN PENGELASAN PADA MESIN PENGUPAS KULIT BIJI KOPI KERING, 98
557. PERENCANAAN MESIN ROLL UNTUK MEMBUAT EMPING BLINJO DENGAN KAPASITAS 500 EMPING/MENIT, 00
558. SUMBANGAN UNTI PRODUKSI DAN DISIPLIN SISWA TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR DALAM PROGRAM DIKLAT PEKERJAAN PERMESINAN SISWA SMK NEGERI 2 YOGYAKARTA, 02
559. PERANCANGAN ALAT PENGERING NANGKA KAPASITAS 1.5 KG/JAM (TABUNG PENGGORENGAN DAN KONDENSOR), 00
560. PERENCANAAN KONSTRUKSI RANGKA DUDUKAN, SISTEM TRANSMISI, KONVERSI ENERGI DAN PERAWATAN PADA MESIN PENDINGIN (AC MOBIL), 03
561. TPERANCANGAN DAN PERAWATAN PERALATAN TRANSMISI RODA GIGI KERUCUT LURUS, 00
562. PERENCANAAN TRANSMISI MESIN PENGAYAK PASIR DENGAN SARINGAN BERTINGKAT, 00
563. PERENCANAAN POMPA PISTON AIR DENGAN DEBIT 100 LITER / MENIT, 98
564. PERENCANAAN MESIN GURDI DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK, 00
565. MEMBUAT DONKRAK OTOMATIS, 96
566. PERENCANAAN TRANSMISI MESIN PERAJANG KETELA, 98
567. OPTIMASI KEBUTUHAN UAP UNTUK PENGERING KERTAS PADA PABRIK KERTAS PAPER AND PULP (STUDI TENTAN APLIKASI METODE PROGRAM DINAMIK), 99
568. PERENCANAAN POMPA SENTRIFUGAL UNTUK MENAIKKAN MINYAK MENTAH (CRUDE OIL) DI PPT MIGAS CEPU, 00
569. PLATE HEAT EXCHANGERS
570. OPTIMASI PENYERAPAN PANAS PADA SISTEM PENDINGIN AIR TYPE SHELL AND TUBE, 99
571. ANALISIS KERUSAKAN PADA MATA PAHAT TYPE YG-6 UNTUK MESIN BUBUT KONVENSIONAL, 98
572. PERENCANAAN ULANG (MEREDESAIN) KOMPONEN UTAMA MESIN (PIN & RING PISTON) SERTA PERAWATAN DASAR MOTOR BENSIN 4 SILINDER, 03

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar